“Sial, Ares kemana sih? Dia bisa didiskualifikasi kalau sampai nggak datang!” Rio waswas panik. Salah satu pengendara motor menghampiri Rio. Laki-laki itu adalah lawan dari Ares bernama Nico. “Kemana jagoan lo, belum datang?” NIco tertawa remeh. “Bentar lagi Ares pasti datang, mampus lo!” Rio membalas Nico kembali tertawa, “Mana, pertandingan sebentar lagi dan Ares belum datang!” “Tunggu aja, Ares pasti datang!” Rio percaya diri walau sebenarnya ia sangat ketakutan kalau sampai Ares tak jadi datang. “Res, lo ke mana sih?” batinnya kesal Tak berapa lam kemudian, Ares datang dengan motor ninjanya masuk ke area permainan. Rio yang panik sedari tadi merasa lega dengan kedatangan Ares. “Lo hampir bikin gue kena serangan jantung dadakan tahu nggk, lo tahu Res berapa uang yang gue k

