Bagi Bara, hal-hal yang disukai ketika hujan reda adalah wanginya, suasananya dan ketenangannya. Rintik-rintik hujan yang kini masih tersisa, menambah suasana romantis di pagi hari menjelang siang saat ini. Namun, itu semua berantakan, ketika tak jauh dari tempatnya duduk berdiri seorang laki-laki yang menjadi musuh besarnya, laki-laki yang kini sedang asik bermain dengan anak tirinya yang terlihat sangat begitu bahagia. Sedangkan dirinya hanya duduk terpojok di sudut sofa yang tak terlalu besar, melihat interaksi keduanya dengan tatapan cemburu. “Daddy, ayo main sini sama Abbas dan ayah” Bocah gembul yang tidak tahu apa-apa terdengar berkali-kali mengajaknya untuk ikut bergabung bermain lego yang ia belikan, sedangkan Bara hanya bisa menyajikan senyum tipis hanya untuk merespon perminta

