CHAPTER 27

1045 Kata

Tiga bulan telah berlalu. Kini kondisi Elina sudah sangat membaik. Saat ini Elina sedang berada di sekolahnya. Elina dan Sadam sedang bermain basket bersama. “Elina, kita istirahat dulu.” Ucap Sadam sambil ngos-ngosan. “Ya ampun, kau sudah lelah? Hanya segitu kemampuanmu?” Ejek Elina. “Waahhh… kau mengejekku?” Sadam tak terima dengan ucapan Elina. Elina menjulurkan lidah mengejek Sadam. Elina pun berlari tertawa saat Sadam mengejarnya. “Tangkap aku kalau bisa.” Ucap Elina sambil berlari. “YAAA!!! Aku akan menangkapmu.” Sadam terus berlari mengejar Elina. Sampai akhirnya… “Arrggghhhh.” Sadam pura-pura terjatuh dan matanya melirik Elina yang masih sibuk berlari. Elina berhenti saat menoleh ke Sadam yang terjatuh. “Sadam?” Elina khawatir dan berlari menghampiri Sadam. “Kau tak apa?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN