CHAPTER 55

1198 Kata

9 bulan kemudian. Hari demi hari, bulan demi bulan pun berlalu. Kandungan Elina semakin bertumbuh, dan sudah menginjak bulan ke 9. Pada suatu malam, Elina dan Aksa sedang bersantai di ruang tengah. “Ahh, baby sangat cepat bertumbuh ya?” Ucap Elina. “Iya sayang. Tak terasa kandunganmu sudah masuk 9 bulan.” Aksa mengusap perut ELina. “Tinggal menghitung hari lagi sayang.” “Haah, aku tak sabar menunggu baby kecilku.” Aksa mengetuk pelan perut Elina. “Baby? Kau sedang apa di sana? Kapan kau akan keluar?” Aksa berbicara didekat perut Elina. “Sayang, kau ini ada-ada saja.” “Beritahu papa jika kau mau keluar ya?” “Iya papa.” Aksa menirukan suara bayi. “Hehe, Boo.” Elina yang melihat tingkah laku Aksa tertawa gemas. “Hehehe. Syukurlah, baby kita tidak terlalu membuatmu tersiksa.” “Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN