"Ru, good job! Ide lo tadi dipuji banget di rapat," ucap Dimas menghampiri meja Andaru sambil membawa es teh s**u yang baru saja dia beli di cafe perusahaan. "Ckck, masa cuman es teh s**u, minta yang lain, Ru," celetuk Aji yang muncul sambil membawa laptopnya. Dimas yang melihat itu mendengus. "Thanks bang, lo enggak usah repot-repot," kata Andaru sambil menerima minuman itu dari Dimas. Suasana ruangan kini tidak lagi terlihat sibuk, jadi pria itu bisa menyesap minumannya dengan sedikit santai. Pembaruan sistem yang dilakukan ternyata menemukan sebuah masalah, sebenarnya ada beberapa yang mengusulkan untuk tidak melalukan pembaruan karena merasa belum siap secara keseluran namun seorang senior bersikeras untuk melakukannya dan berakibat pada error. Mereka semua hampir menemui titik bunt

