Chapter 41

1669 Kata

"Gue mau segera ngasih tahu yang sebenarnya sama Sabrina." Setelah menceritakannya pada Andaru, kebenciannya pada paman dan bibinya kembali meningkat. Ia tidak habis pikir, kedua orang itu bisa melakukan hal sekeji itu pada keponakannya yang tak bersalah. "Lo mau ngasih tahu Sabrina? Gimana caranya?" tanya Andaru, ini benar-benar bukan hal yang mudah. "Oh, apa lo mau temuin Sabrina terus bilang 'hai, gue Kakak kandung lo' kayak gitu?" Andaru memasang ekpresi datarnya yang membuat Ashraf kesal melihat pria itu. Namun, apa yang dikatakan Andaru ada benarnya. Ia tidak mungkin langsung menemui Sabrina dan mengatakan yang sebenarnya. "Lo punya ide?" tanya Ashraf yang bertemu dengan jalan buntu. Andaru menghela nafasnya panjang. “Enggak." Ia lalu menjatuhkan tubuhnya ke kursi. "Gue sebenarny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN