“Keluarga Pasien?” seorang Dokter baru saja keluar dari ruangan UGD. Andaru, Sabrina dan Zahra yang awalnya duduk di bangku besi yang ada di depan ruangan itu dengan cemas segera mendekat ke arah sang Dokter untuk mengetahui apa yang terjadi pada anak laki-laki itu. “Kami, Dok,” jawab Andaru cepat. “Apa Bapak dan Ibu orang tua dari pasien?” tanya Dokter lagi karena ada beberapa hal yang harus dia jelaskan pada orang tua pasien. “Iya, Dok!” Kali ini Sabrina yang menjawab dengan cepat, seolah tak sabar dengan apa yang dikatakan oleh Dokter. Andaru menatap isterinya sebentar lalu kembali fokus ke pembicaraan. “Kami sudah melakukan tes fisik dan menemukan adanya gejala tipes namun untuk lebih meyakinkan kami akan mengambil sempel darah.” Dokter itu menjelaskan dengan perlahan lalu saat me

