AUTOPSI

1342 Kata

Audrey menarik nafas panjang. Ia kemudian mengeluarkan secarik kertas yang terlipat kecil dari dalam saku blazernya. "Satu bulan ini aku terus membawanya. Dengan harapan agar bisa menemuimu di sini dan memperlihatkannya," ucap Audrey sambil membuka lipatan kertas tersebut hingga menjadi satu lembar kertas yang utuh. Ia menyimpannya di atas meja. "Ini hasil autopsi ayahku," Audrey menerangkan. "Harvey mungkin sudah bicara soal aku padamu," Audrey menatap Bian. "Soal ayahku." Bian hanya mengangguk. Dine memperhatikan kalau Audrey terlihat gugup, tapi perempuan itu mencoba tenang. Semuanya terbaca dari sikap dan gestur tubuhnya. Perempuan ini masih menyukai suamiku. Secara reflek, Dine meremas lengan Bian. Suaminya itu kemudian menggenggam tangannya dengan tangan kiri sem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN