"Apa yang terjadi saat kecelakaan itu?" Naufal kembali bertanya. "Tulang hidungku patah dan rahangku retak," jawabnya. "Aku tidak sadarkan diri. Tahu tahu sudah di rumah sakit. Semua itu terjadi." "Akhirnya dokter merekonstruksi bentuk hidung dan rahangku. Penyebabnya karena setelah kecelakaan ada yang mengganggu di pernafasanku dan tidak bisa mengunyah dengan benar. Aku pun menjalani bedah plastik," jelasnya. "Itu sebabnya aku meminta bantuanmu waktu itu," Banan menatap Naufal. "Setelah perubahan wajah terjadi, akhirnya memutuskan untuk sekaligus memulai hidup baru dan mengganti identitasku," Banan menarik nafas panjang. "Memang kamu ada masalah dengan identitas dan nama Badran?" Naufal mengerutkan keningnya. Banan hanya menggeleng, "Aku tidak mau membahasnya." "Dimana kecel

