Nasib si Breengsek!

1066 Kata

Nuha meminta Ageron menurunkannya di ruang keluarga saat dia melihat ada kedua orang tuanya. Dira yang sedari tadi duduk sambil membaca sesuatu di layar tablet pc-nya langsung menghampiri Nuha. “Kamu sudah baikan, Nak?” Tanya Dira lembut sambil mengusap pipi Nuha. “Sudah, Ma. Ini buktinya aku sudah dibolehin pulang sama dokter.” “Syukurlah. Tapi kenapa Ageron sampe menggendong kamu masuk rumah? Apakah kamu masih belum kuat untuk berjalan?” Tanya Dira bingung. “Tau nih anak. Dari rumah sakit tadi tingkahnya begitu. Seolah-olah aku ini istrinya dan Sahid anak kami.” Jelas Nuha kesal. “Oh iya, Ma. Tadi itu ada wanita cantik yang mengikuti Ageron sampai ke rumah sakit. Tapi entah kenapa Ageron tidak suka dengan wanita itu.” Lanjut Nuha sambil matanya melirik ke arah Ageron yang tengah minu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN