Mencoba Beradaptasi

1164 Kata

Sahid melemparkan cangkir yang ada di atas meja ke arah Abdul. Dia cukup terkejut saat Abdul memegang tangannya untuk mengajaknya duduk di sofa. Masih ada trauma di diri Sahid. Dia masih takut dengan orang asing yang  tiba-tiba memegang tangannya. Dia langsung teringat perlakuan kasar para tentara rezim pemerintah di negaranya berasal.   “Sahid, kamu kenapa? Sahid takut dengan Kak Abdul?” Tanya Ageron lembut. Dia berlutut untuk mensejajarkan tubuhnya dengan Sahid.   “Iya, Baba.”   “Tak  apa Sahid. Kak Abdul orang baik. Dia tidak akan menyakiti Sahid atau berlaku kasar kepada Sahid. Jika Kak Abdul melakukan keduanya Sahid hanya perlu memberitahu Baba.” Bujuk Ageron lagi.   “Tapi… tapi… tapi… Kak Abdul tadi menarik tangan Sahid.”   Ageron tersenyum, dia melihat dengan jelas jika ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN