BEBERAPA orang mengatakan bahwa waktu lah yang akan menyembuhkan luka. Namun yang benar-benar terjadi adalah; waktu yang membuat seorang yang terluka merasa terbiasa, bukan benar-benar sembuh. Seseorang itu tidak dapat sembuh total dari luka. Hanya sekedar melupakan sejenak, meskipun nantinya akan kambuh perasaan sakitnya sesekali. Seperti apa yang Isabela rasakan. Tidak ada yang akan mengerti perasaannya saat ini atau kemarin. Bahkan orang-orang yang mengatakan pernah kehilangan orang lain sekalipun. Terkadang, manusia seringkali tidak peka dan membandingkan tentang kurun waktu bangkit mereka dari perasaan sedih dengan orang lain yang baru saja mendapat sebuah musibah menyakitkan. Isabela pun tidak peduli tentang omongan orang lain yang terkadang memojokkannya. Isi kepalanya terlalu ribu

