SEBUAH ucapan dari seseorang itu mengganggu pikirannya; musuh dari musuhmu adalah sekutumu. Seperti kaset rusak yang terus terdengar di telinganya, membuatnya tidak bisa berkonsentrasi pada apapun. Dan pertemuan dengan seseorang dari masa lalunya membuatnya merasa tidak nyaman. Seseorang yang tidak pernah disukainya. Namun tentu saja orang itu lah yang sering memberi bantuan kepadanya. Ah, kadangkala, seseorang tidak tahu terimakasih. Sudah dibantu, namun tidak pernah bersyukur. Bahkan tak jarang malah menyerang orang yang telah membantu karena merasa jika semua itu bukanlah bentuk bantuan, namun sebuah penghinaan. Orang yang merasa dirinya kecil tak bisa menerima orang lain yang lebih unggul daripada dirinya. Bahkan ketika orang itu telah membantu dirinya dengan sungguh-sungguh. Leonard

