''A~aku berubah pikiran.'' Aku mengangkat sebelah tangan, menurnkannya, kembali, lalu memalingkan wajah. Malu. ''Mungkin kamu bisa melakukannya, walaupun sedikit sulit nanti,'' tambahku kemudian. ''Suitt?'' Aku mengangguk, masih tanpa melihatnya. ''Baiklah. Aku tidak akan melakukannya. Terimakasih atas peringatanmu, Nona Alexander.'' Eh, kenapa Xavier semakin tidak mau membantu begitu? Menyebalkan. Apa dia bemaksud untuk membuatku benar-benar minta tolong padanya setelah tadi mencoba meremehkannya? Apakah dia sengaja ingin mencoreng harga diriku seperti ini? Xavier, aku pasti akan berjuang untuk membalas perbuatanmu ini suatu saat nanti. ''Apakah kamu bisa menolongku untuk menghilangkan penyebab rasa sakit ini, Tuan Xavier? Aku sungguh sangat menyesal sudah meragukan ke

