Hari Minggu malam, Venita dijemput oleh Gavin di rumah kosnya. Mereka akan merayakan ulang tahun Gavin di sebuah restoran yang berada di hotel bintang lima kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Hari itu, Venita tampil cantik dalam balutan sleeveless dress berwarna putih gading yang berwarna senada dengan kemeja yang dikenakan Gavin. Mereka memesan sashimi bento dan sushi bento, serta red wine sebagai pelengkap makan malam mereka. “Happy birthday!” ujar Venita seraya memberikan Gavin paper bag yang sedari tadi dibawanya. “Thanks, Sweetheart,” balas Gavin seraya tersenyum lalu ia mengecup dahi kekasihnya itu. Venita menutup kedua matanya seraya tersenyum saat Gavin mengecup dahinya. “You’re welcome, Honey.” “Oh ya, aku juga punya hadiah lho untuk kamu.” “Oh ya? Apa itu?” “Hmm ... kasih g

