Tidak Mungkin Sakit Hati

1039 Kata

Malam hari telah tiba. Waktu sudah menunjuk angka tujuh malam. Indi, Rhea dan juga Manda pergi ke rumah Rhea yang jaraknya cukup jauh dari rumah baru Indi dan juga butik. “Elo nggak mau bilang dulu ke si Damian kalau elo mau pergi ke rumah gue?” tanya Rhea sembari menyetir mobil milik Indi. Sebab perempuan itu memang pergi menggunakan taksi tadi. Indi menggeleng dengan pelan. “Nggak perlu. Gue udah bilang, nggak tentu bakalan pulang jam berapa. Dia nggak akan nungguin gue karena lagi sibuk juga.” Rhea dan Manda kemudian saling menoleh lalu mengendikan bahunya. “Kalau dilihat dari wajahnya sih, Indi lagi galau berat,” bisik Rhea kepada Manda. “Gue nggak yakin kalau si Damian nggak ngapa-ngapain Indi.” Manda kemudian mengendikan bahunya. “Kalau udah kayak gini, gue jadi ragu sama ucapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN