Bab 22 Arwana begitu penasaran melihat caption yang ditulis oleh Bintang saat mengirim fotonya. "Gadis kecil, mari ponselnya, mau lihat bentar gih, memangnya apa sih caption-nya?" Cici memandang malas Bintang, ia pun tersenyum jahil kemudian blak-blakkan memberitahu Arwana. "Pokoknya, yang dia bilang tuh Om, pengen embat semuanya, soalnya ganteng." Pipi Bintang langsung memerah ketika Arwana bertanya, "Eh, beneran, Dek?" Melihat respon Bintang yang seperti itu, Arwana semakin jahil, "Hm, keknya ada yang mau jadi fakgerl, nih. Gak kasihan sama Om ganteng ini?" tanya Arwana dengan wajah yang memelas, begitu nampak menawan di mata Cici, tapi tidak untuk Bintang, dia lebih menilai bahwa tatapan itu merupakan kejahilan. "Om, jangan salah paham. Aku cuman mau buat Cici iri, soalnya hidupnya

