Bab 24

808 Kata

Bab 24 "Yuhui, KUENYA UDAH SIAP!" teriak Lenia mengagetkan bapaknya yang asyik menonton televisi dengan tenangnya. Adib mengusap dadanya dan geleng-geleng karena ulah putrinya itu. "Hampir copot jantungku, Nak." "He he, kalau copot meninggal dong, Pah. Terus ... gak bakal makan kue ini lagi," balas Lenia memerlihatkan kue buatannya yang membuat mata Adib berbinar seketika. Bintang tersenyum melihat mereka, tak lama kemudian, Narnia dan Rejav pun bergabung dengan mereka. Rejav tak menyangka, jika Bintang datang ke rumahnya dan dalam rangka apa dia ke sini. "Bang cobain kue yang gue buat, enak nih," ucap Lenia. "Hm." "Hm doang? Pokoknya wajib, kalau bilang gak enak gue ngambek, tapi kalau ngomong enak terus gak senyum, gue ngambek juga!" Rejav mengerjapkan matanya, bingung dengan pil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN