Bab 16

876 Kata

Bab 16 Esok hari, Rejav kembali menjemput Bintang, ketika gadis tersebut telah masuk, ia mengucapkan sesuatu yang membuat Rejav mengurungkan niat untuk menjalankan mobilnya. "Om, boleh ke cafe gak? Aku mau ngomongin sesuatu yang penting," pinta Bintang. Rejav tak menjawabnya, ia menjalankan mobil kemudian dan berhenti ketika di pertengahan jalan. "Sampaikan di sini, gak perlu ke cafe, ribet," ucap Rejav. Bintang menatap sekelilingnya, mereka berada di pinggir jalan, entah apa yang dipikirkan oleh Rejav, apakah dia nyaman berbicara di tempat ini? "Om, jawab dengan jujur. Om benar-benar menerima perjodohan ini?" "Lagi-lagi perjodohan, jalani saja." "Om, tolong jawab dengan jujur! Aku sedang serius, beri kepastian agar aku lega jika bukan hanya diriku yang berjuang," balas Bintang. "Su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN