Dua puluh dua

866 Kata

Rachel membuang muka saat melihat Alka dan Laura berjalan ke arah mereka.Eva yang memang berada di samping Rachel pun mengambil tangan gadis itu dan menggenggamnya erat.Seakan memberikan kekuatan untuk Rachel. Sebentar lagi,sebentar lagi air mata yang sudak dia bendung mati matian pasti akan jatuh.Semua orang yang ada di kerumunan itu menatap ke arah Rachel.Saat mata gadis itu berkaca kaca timbulah amarah dalam benak Satria,Raka,Fathan dan Deva.Ke empat pria itu menatap tajam ke arah Alka dengan muka datarnya yang menbiarkan Laura bergelayut manja disana.Membuat mereka ingin segera mengintrograsi Alka. 'Ini bukan Alka yang gue kenal.Alka nggak kayak gini.Dia nggak mungin kayak gini.'Batin Fathan sambil mengepalkan tangannya. 'Yang sekarang di hadapan gue bukan Alka.Tapi orang lain'batin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN