Part 49- Diijinkan Pergi

1718 Kata

Sejak kejadian kemarin, Sani pun berjanji pada dirinya sendiri akan menjadi istri yang baik untuk Steve. Ia yang awalnya menganggap pernikahan ini hanya sebuah bentuk tanggung jawab atas anak di dalam kandungannya pun mulai bisa menerima pernikahan ini dengan sebenarnya. Mungkin ini memang takdir untuknya dan Steve. Ia jelas harus menjalani pernikahannya ini dengan sebagaimana mestinya. Biarpun awalnya Steve memang ia kenal sebagai pria menyebalkan dan sombong, nyatanya pria ini sekarang memperlakukannya dengan baik. Jadi seharusnya ia pun berbuat hal yang sama, kan? Mungkin saja Steve bisa menjadi sandarannya selain tante Deyana. Pagi- pagi sekali, Sani menyiapkan sarapan untuk Steve. Untunglah ia bisa masak sedikit- sedikit karena sudah mandiri sejak kepergian kedua orang tuanya. Meski

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN