Friska tersenyum sinis melihat siapa pria yang sedang duduk tak jauh dari tempatnya berdiri saat ini. Pria itu terlihat menunggu seseorang yang tentu itu adalah dirinya. Ia pun menghampirinya perlahan dan duduk di depannya. “Ada apa? Aku merasa terharu jika kau tiba-tiba mengajakku bertemu begini.” Ia menatap pria di depannya tapi yang ditatap justru memasang wajah muak. “Berhentilah bersikap egois dan biarkan Fey serta ibumu datang di pesta pernikahanku,” ucap Steve bernada dingin. Friska mendengus geli, seolah ucapan Steve terdengar seperti sebuah lelucon. “Kau benar-benar lucu.” Ia melipat kedua tangannya di depan d**a. “Repot-repot menemuiku hanya untuk itu? kau tahu pasti jawabannya, aku tidak akan mengijinkan.” Steve mendesah pelan, menyugar rambutnya ke belakang. Merasa pusing

