Ending

151 Kata

Pov Author Bertahun tahun sudah berlalu danh hidup Arina serta Arthur diliputi rasa bahagia. Seperti saat ini mereka sedang bermain kejar kejaran layaknya anak kecil yang di madu asmara. Takdir ternyata tidak begitu kejam pada kedua kekasih ini, setelah kematian putri lebah Arina hidup dengan damai di pulau itu tanpa gangguan siapapun, memang saat ini Arina masih belum memiliki seorang anak tapi dia tahu bahwa dalam lukisan takdir dirinya akan memiliki anak yang akan memimpin seluruh pulau ini suatu hari nanti. “Ratu, apa kau bahagia?” tanya Arthur pada Arina yang sedang mengatur nafasnya. “Tentu saja aku bahagia meskipun aku tahu bahwa kau masih menyimpan seribu rahasia dari diriku tapi tidak apa-apa karena itu bukan halangan bagiku untuk terus mencintaimu sayang.” Arthur mencium ken

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN