Kim Taeri Malam ini penuh dengan kepura-puraan. Sebenarnya pura-pura bukanlah hal yang sulit untukku—terlampau mudah malahan—seperti sudah hafal di luar kepala (yang memang juga tidak perlu apapun yang diingat). Seperti sudah ahli secara alamiah. Aku memiliki beberapa alasan yang membuat aku handal dalam berpura-pura. Bukan karena hal picisan macam terlalu sering tersenyum padahal di dalam hati terkoyak. Hal seperti itu semua orang pasti merasakan dan adalah hal manusiawi, tidaklah menjadikan kamu yang paling berbeda. Adapula aku sendiri bukan tipe orang yang berpura-pura dalam tersenyum sekalipun sakit atau merana, karena sejujurnya dia sendiri tak tahu apa hidupnya semenyedihkan itu. Aku menolak menempatkan diriku dalam hal yang perlu dikasihani karena menurutku sendiri apa yang aku lak

