Nil duduk di kursi tunggu yang berada di depan kamar rawat Aira. Malam itu juga Bella dan Nil langsung berangkat ke Bandung untuk menemui Aira. Dia tidak habis pikir mengapa Bella selalu terpengaruh dengan Aira. Dia tahu kalau antara ibu dan anak ada sebuah ikatan batin, tapi bukankah banyak di luar sana ibu yang tega meninggalkan anaknya, bahkan ada juga yang membunuhnya? Entah harus bangga atau kecewa dirinya memiliki adik seperti Bella yang memiliki hati yang begitu besar. Bella kini berada di dalam kamar rawat Aira. Saat mereka sampai, dokter sedang memeriksa Aira dengan tatapan panik. Sepanjang hari Aira tidak membuka mata, namun mulutnya selalu meracau dan ajaibnya saat Bella baru saja datang dan duduk di kursi sebelah brankar Aira tiba-tiba saja gadis kecil itu membuka matanya. "I

