Cemburu

1941 Kata

Chua: Cemburu Pemandangan pertama ketika gue kembali ke Jakarta, adalah: pemandangan dua orang dewasa dan anak kecil laki-laki sedang merayakan ulang tahun. Gue mendengus. Setelah gue bela-belain pulang ke Jakarta, harus pake berdebat dulu sama Bang Hans sama Ibu, yang gue dapatkan malah pemandangan yang bikin sepet mata gue. Sekitar lima menit gue berdiri di dekat pintu, menyilang kedua tangan di depan d**a menunggu di antara dua orang dewasa yang kali ini heboh bertepuk tangan setelah meniup lilin angka tiga di atas kue. Lakka segera mengusap puncak kepala bocah laki-laki yang gue yakini sebagai Valdo. Di situ ada Jani, kalau bukan anaknya Jani, siapa lagi? Gue berasa kayak mahluk nggak kasat mata. Bodohnya lagi, gue malah masih berdiri di sana memandangi momen bahagia Lakka sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN