32 [Flashback]

1605 Kata

Tak seperti biasanya Gara benar-benar menekuni buku di tangannya dengan baik. Dibacanya kata demi kata, kalimat demi kalimat, serta baris demi baris seputar kisi-kisi soal ujian yang tersaji di hadapannya. Ia ingat betul bagaimana tadi sore Sabrina datang dengan membawa segudang buku untuknya, Derry dan juga Rama. "Gue nggak berhasil bujuk Karin buat nunda tuntutannya sampe besok. Jadi kemungkinan besok lo bertiga bakal ujian di penjara," kata Sabrina waktu itu. "Nih, gue bawain buku-buku lo yang buat diujikan besok. Belajar yang bener, Kak! Gue serius... ini ujian nasional, bukan ujian hidup yang cukup disabar-sabarin doang!" Mau tak mau, Gara ketawa juga menanggapi Sabrina yang walaupun sedang ngomel, tapi tetap ada sisi humornya. "Iya, Sayang..." jawabnya. "Jangan iya-iyanya aja! Gue

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN