39 [Abang Danar]

1676 Kata

Senangnya dapat kembali menyusuri jalanan kota Jakarta dengan mobilnya sendiri. Kemarin saat mobil hitam kebanggaannya itu harus diservis selama hampir dua minggu lamanya, sungguh Derry tak dapat tidur nyenyak. Hidupnya pun terasa tak tenang seakan selalu ada sesuatu yang kurang. Namun setelah merogoh kocek sangat dalam, akhirnya mobil itu dapat kembali seperti semula. Dapat menemani Derry ke mana pun ia hendak pergi, serta dapat kembali membuatnya merasa percaya diri. Mobil itu ternyata berhenti di depan rumah bernomor 42 yang halaman sempitnya tengah digunakan oleh seseorang untuk bermain basket sendirian. Mendengar deru mesin yang tiba-tiba berhenti, ia langsung menoleh dan mengangkat alis begitu dilihatnya Derry melangkah menghampiri. "Wiiiih, udah main basket aja nih! Udah baikan l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN