Reyno dan Alena menuju ke apartemen Maya, karena baru saja sahabatnya ini menghubungi Alena, untuk datang ketempatnya dan ini sangat mendesak. Driver Neneknya Reyno ini segera mengantarkan mereka ke sana, sudah dua hari ini mereka kemana-mana selalu diantar supir, karena neneknya tak ingin hal buruk terjadi pada keduanya, setidaknya jika ada hal lain yang sangat penting neneknya bisa tahu. “Kinanti dan Nikata ada disana.” Ucapnya pada Reyno. “Mereka lagi?” Reyno menggulingkan kepalanya disandaran kursi belakang. “Aku berharap semoga semuanya cepat berlalu.” Alena berkata pada Reyno. “Yah, aku juga mengharapkan hal demikian.” suara serak Reyno ini membuat Alena menyadari sesuatu kalau dirinya sedang banyak pikiran, hidup ini tak hanya tentang romansa karena dibalik romansa indah itu ter

