Inha yang berada didalam ruang kerjanya yang sedang rapat dengan dua orang karyawannya ini, terkejut dengan datangnya Prisilia, wanita hasil perjodohan keluarganya, padahal jelas sekali dia sangat menolak wanita itu. “Bagaimana kabar London Pris?” Inha berkata dengan suara lantang dan tanpa beban, sedang wanita itu dengan sangat marah mendekati Inha sambil melihat ke arah dia orang lainnya yang ada didalam ruangan ini. “Baiklah kami permisi dulu Bang In.” Ucap salah satu dari mereka dan kemudian pintu tertutup, tinggalah mereka berdua disini. “Kau sudah pulang cantik?” Ucap Inha dengan senyumannya. Jujur saja, sebenarnya dia sangat malas bermanis-manis dengan wanita ini, tapi kalau sampai dia memerlakukan wanita ini dengan sangat tak sopan, maka siap-siap saja ibunya akan mati jantungan

