"Kok kalian gak ngelarang sih si Sophi masih deket sama Mas Ikram?" dumel Nosa sambil berkacak pinggang. Dea dan Yuni hanya bisa saling melirik. Bingung juga harus bagaimana. Keduanya sama-sama mengira kalau Ikram dan Sophia akan menjaga jarak. Tapi ternyata mereka salah. Yaaa Sophia juga mengira demikian. Ia pikir setelah kejadian itu, Ikram akan melepaskannya. Karena mungkin sakit hati telah dikecewakan? Iya kan? Namun ternyata tidak. Ikram justru muncul pagi-pagi untuk menjemputnya ke kampus. Sophia baru tersadar dengan kehadiran Nosa ketika sudah berada di atas motor Ikram. "Kalo Abangku sampai tahu, mati lah kita!" Nosa sejujurnya kesal. Yaa siapapun pasti kesal kalau keluarganya dikhianati kan? Yuni menghela nafas. "Kalau Sophi ninggalin Abangmu demi Mas Ikram gimana?" Nosa

