Seriusan? Ya elah. Pakek nanya. Nathan tersenyum kecil. Ia masih duduk-duduk di parkiran. Tak jadi pulang. Saat melihat kemunculan Ria, Ana, Ani dan Azzura yang berjalan menuju gerbang sekolah, ia segera menyalakan mesin motornya. Ria pamit duluan karena sopirnya sudah datang menjemput. Ana dan Ani sudah naik Kopaja yang kebetulan lewat. Kopaja kan tak sebanyak angkot jumlahnya. Kalau kebetulan lewat begitu, mereka langsung berlari mengejar. Sementara Azzura masih berjalan santai di dekat gerbang sekolah. Nathan berdeham dan sengaja menghentikan motornya di samping Azzura yang sedang celingak-celinguk melihat angkot. Sebetulnya, Azzura tadi merasa senang. Senang kenapa? Saat ia duet tadi, ia melihat Nathan pergi begitu saja. Lalu apa hubungannya? Hanya ingin memastikan kalau instingnya t

