"Enak?" tanya Baim. Ia sejujurnya agak kehilangan minat semenjak pembicaraan dengan Prita tentang rencana hidup Mia. Baim mengenang sikap Mia yang mood-nya bisa berubah drastis kapan saja di awal-awal pertemuan. Ia merasa sepertinya terjadi sesuatu tapi gadis itu tak berbicara apapun. Mia memang tertutup. Sangat terlihat dari sikapnya yang sering menyimpan sendiri permasalahannya. "Heum," Mia bahkan sampai tak bisa berbicara. Ia membeli kebab yang dijual oleh seorang muslimah. Tadi ia juga sempat bertanya apakah tak takut berjualan di sini? Karena melihat di sekitarnya sangat ramai, banyak restoran juga, banyak bule tapi penampilannya seram-seram. Ia saja terus menguntit Baim saking was-wasnya. Tapi perempuan itu hanya menggeleng. Katanya sudah biasa berjualan di sini dan ada yang menjaga

