Selama bertahun-tahun Erik memendam amarah dan dendam pada Amy. Masa lalu yang menyakitkan dan sempat membuat ia terpuruk itu membuat Erik sampai pada titik ini. Amy tidak pernah tau jika Erik pernah mengalami yang rasanya tersesat dan kehilangan identitas diri. Amy tidak pernah tau jika karena perselingkuhannya dengan Isaac pernah membuat Erik berpikir untuk mengakhiri hidup. Beruntung, Erik memiliki keluarga yang selalu mendukung. Kedua orang tua Erik tidak pernah meninggalkan Erik sendirian di rumah. Mereka mengawasi Erik dari jarak jauh dengan ketat. Ikut menangis saat Erik meluapkan amarahnya dengan membanting seluruh benda di kamar sambil mengutuk dan menangisi Amy. Tapi, mereka tidak pernah protes atau keberatan, sebab esoknya, Erik akan menemukan kamarnya telah dibersihkan dan di

