19. Akibat Karena Menentang

2072 Kata

Erik, baru saja tiba di mansion ketika asisten pribadinya, Espen, menyodorkan sebuah ponsel padanya. Sekilas Erik menatap pria berseragam hitam itu dengan penuh tanda tanya tapi tak urung juga dia mengambil ponsel tersebut dari tangan Espen. "Halo." "Suamiku sudah cukup sibuk untuk bahkan bisa meluangkan waktu bersamaku dan sekarang kau pun menjadi lebih sibuk darinya? Katakan padaku kenapa aku tidak harus datang ke mansion sekarang juga, menyeretmu dan mengurungmu di dalam gudang minuman kerasku untuk sekedar bisa melihat dan mengobrol denganmu?" Kedua sudut bibir Erik berkedut membentuk sebuah senyum kecil. "Aku juga mencintaimu," ucapnya sembari melangkah ke ruang tengah. Dia duduk di atas sofa sementara di saat yang sama, Espen menunduk di depannya untuk melepas sepatu kulit Erik.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN