Isaac baru saja keluar dari sebuah kelab malam setelah bertemu dengan klien-nya. Mengambil sepuntung rokok dan menyalakannya, Isaac berjalan menyusuri gang-gang kecil yang sudah cukup gelap. Maklum saja, sebentar lagi musim dingin datang. Matahari tenggelam lebih cepat dari pada biasanya. Setelah mendapati tempat yang cukup sepi dan dirasa tidak terlalu berisik—pas untuk menenangkan pikiran sambil merokok—Isaac menyandarkan tubuh di sebuah tembok. Asap putih mengepul dari bibir tipisnya. Sreeek ... Blam! Suara pintu mobil yang dibuka dan ditutup membuat kepala Isaac refleks menoleh. Pria itu mengamati beberapa pria turun, membuka pintu tengah dan membopong tubuh seorang wanita yang terkulai lemas. Isaac mendengus kecil. Wanita itu mungkin sedang mabuk berat. Sehingga seluruh teman pri

