Rasanya Starla sudah tidak kuat untuk berjalan atau bahkan berdiri sekalipun. Kakinya gemetar, terlalu lemah untuk dapat menyangga tubuh yang sedang dilanda gairah’ tinggi. Selama perjalanan di dalam mobil, Erik menyalakan vibrator’ dalam getaran paling rendah. Kedua tangan Starla diikat pada pegangan atas pintu dengan dasi Erik, sehingga ia tidak bisa bergerak bebas. Tubuh yang sudah terikat simpul di dalam baju, diikat ulang oleh Erik menggunakan seat belt hingga Starla benar-benar terkunci di kursi. Starla tidak bisa mencapai ledakan yang ia ingin meski rasanya sudah amat mendesak di bawah perut. Getaran di alat dalam inti tubuhnya terlalu rendah untuk mengantarkannya ke arah sana. Jadi, itu hanya berhasil untuk terus merangsangnya tanpa mampu memberi kepuasan yang nyata. “Ayo, slave

