Tiada manusia yang mencintai uang lebih dari nyawa. Adakalanya, harta menggelapkan mereka seperti awan kelam yang menghalau sinar mentari di perawangan. Membuat sepasang mata buta secara tiba - tiba. Tiada jalan kebenaran yang terlihat, karena semua tampak sama. Gelap seperti jiwa - jiwa yang terperangkap dalam kesendirian. Di sisi lain, uang menjadi alasan mereka untuk bertahan di atas perahu kehidupan. Tempat di mana debur ombak dan badai merupakan makanan sehari - hari. Angin menjadi penentu yang membuat nahkoda berpikir, haruskah terbawa olehnya atau mendayung melawannya? "Don Julian, ini bisnis yang bagus. Seratus gadis Asia sudah disiapkan oleh kelompok triad rekanan kami. Usia mereka masih belia, sekitar tujuh belas hingga dua belas tahun. Kami juga sudah mendapatkan pemesan yang

