Hati yang Tak Pernah Goyah

1419 Kata

Julian mendengarnya. Suara yang berasal dari kamar di dekat dapur. Terdengar seperti benda jatuh. Mungkinkah angin yang melakukannya, atau manusia? Setelah kejadian sopir gila tadi, Julian mengira ada orang lain di rumah itu. Seseorang yang mungkin memiliki maksud yang sama dengan mereka. Dia berdiri perlahan seraya menempelkan jari telunjuk di bibir, memberi kode pada Helena untuk tetap tenang. Julian mengambil langkah dengan hati – hati. Dia dekati pintu itu, merapat di depannya, dan menguping. Berharap ada gerakan yang tertangkap Julian, meskipun hanya embusan angin yang meniup tirai di jendela. Agar dia tahu kalau suara benda jatuh itu bukan ulah manusia. Rumah itu sunyi hingga kalaupun dia bercinta dengan Helena, mencumbunya seperti bertahun – tahun tidak pernah melakukannya, tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN