"weh, lo yang namanya fatimah kan?" tanya Sandra yang langsung menghampiri Fatimah ke dapur, dengan to the point. "Iya, kenapa emang nya?" jawab Fatimah lembut, seperti biasanya. "Kagak, gue cuman mau nanya doang," balas Sandra acuh tak acuh sambil mengedikkan bahunya. "Oh... oiya kamu kesini mau ngapain?" Tanya Fatimah. "Mau macul, ya mau makanlah laper gue, cacing-cacing di perut gue udah pada demo soalnya" judes Sandra dengan nada bicara yang biasa dia tunjukkan. "Kamu bisa tunggu bentar lagi ngga? biar kita semua makan bareng-bareng di ruang makan. kalo kamu yang makan duluan sedangkan yang lain belum kan itu namanya kamu ngga ada rasa solidaritas", pinta Fatimah. "Ish...!! bawel lo, orang lagi laper juga! lo malah nyerocos," gerutu Sandra, sebenarnya dia tidak ingin bersikap sep

