46

1924 Kata

"ma... makasih ya bang," ucap Bilah dengan gugup. "Iya sama-sama, oiya gue minta maaf ya," sahut Revan meminta maaf. "Untuk?" "Untuk barang-barang lo yang jatuh ini." "Hah?" Revan menghela nafasnya, "kan gara-gara gue barang-barang lo jadi pada jatuh kayak gini, gimana sih," gerutunya saat melihat wajah inconect nya Bilah. "Eh, ini bukan salahnya abang kok bang, Bilah nya aja yang jalan ngga liat-liat," sanggah Bilah. "Lo itu lucu yah." "Lucu kenapa?" Bilah mengernyitkan kening mendengarnya. "Udah jelas-jelas gue yang salah, tapi malah lo yang minta maap." "Eh, bukannya gitu bang, Bilah juga salah soalnya, karna tadi Bilah jalannya juga sambil ngelamun," terang Bilah. Revan kembali menghela nafasnya, "terserah lo aja deh, cowok kapan sih pernah menang debat sama cewek? iya kan?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN