"kenapa lo?" tanya Sandra kepada Revan dan Adam saat mereka sedang berkumpul di tempat biasa mereka nongkrong. "Abis nguli," jawab Revan. "Nguli? dimana?" "Dimana-mana hatiku senang," jawab Revan asal. "s****n, gue serius anjir!" "Ya lagian lo pake nanya segala beb, kan udah jelas-jelas gue sama adam ngulinya disini, ngga liat gue tadi angkat beban sama Adam dan santri lainnya?" "Ngga." "Kenapa?" "Karna ngga penting." Revan sontak langsung memulai dramanya, dia meletakkan tangannya di depan jantungnya seraya menunjukkan ekspresi yang seolah-olah terluka," jahat lo san! calon istri macam apa lo?! calon suami lagi tebar-tebar pesona dan bersikap cool biar lo liat, taunya lo malah ngacangin gue," ujarnya dengan histeris. "Berisik van, lagian kalo lo kerja karna pengen di liat dan di

