Tangis Fatimah semakin pecah setelah dia memutuskan panggilannya. Dengan wajah yang sudah berurai air mata, dia menyembunyikan wajahnya ditengah-tengah lututnya. Sandra yang melihat itu menjadi bimbang antara harus menghampirinya atau membiarkannya saja. Dia terus saja terdiam dalam persembunyiannya. Hingga pada akhirnya hatinya menjadi tergerak dan memutuskan untuk menghampiri Fatimah karna merasa kasihan kepada gadis itu. Bagaimana pun Sandra masih punya hati nurani dan perasaan. "s****n! ternyata gue dikadalin sama bang Rizky! katanya disini ngga boleh bawa hp dan juga ngga ada sinyal, eh taunya fakta yang sebenarnya malah sebaliknya! Liat aja lo bang! kalo ketemu sama gue, gue pites lo!" Sandra akhirnya keluar dari persembunyiannya. "Kamu ngapain disini?!" tanya Fatimah dengan ka

