90. Sarapan Bersama Di Hotel

1593 Kata

Dave mengetuk pintu hotel, meski ia tahu lockcardnya, namun ia harus sopan, tidak boleh masuk ke kamar seseorang tanpa permisi. Dave terus mengetuknya, meski lama sekali Villia dan Isabela membukanya. Dave terus berdiri didepan pintu kamar, ia membawa sesuatu di tangannya, ia tidak bisa kembali ke apartemennya jika belum memberikan sarapan ini. Dave bangun sangat pagi dan langsung menuju tempat yang biasanya menyediakan sarapan dengan semangkuk sup hangat. Sesaat kemudian, seseorang membukanya, Villia masih mengenakan piyama dan menggosak mata kanannya, mendongak menatap Dave yang kini berdiri didepan pintu, Villia spontan mempebaiki rambutnya yang berantakan. “Kamu? Kamu buat apa di sini?” tanya Villia. “Aku membawa sarapan, ada dua kotak, untuk kamu dan temanmu,” jawab Dave mengangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN