Rancangan; Teror

1198 Kata

¨      Palembang Ponsel terus bergetar silih berganti nama yang muncul di layar ponsel gadis 26 tahun itu. Naami, gadis itu berdecak kesal karena tidak ada hentinya kedua orang tuanya yang tersayang itu menerornya untuk pulang ke kota kelahirannya, Palembang. Tapi satu kali ini berbeda. Awalnya Naami memang bercedak kesal karena terus diganggu saat dia sedang meraih setiap pundi dokumen kerja sama perusahaan yang menjadi tanggung jawabnya oleh sebuah panggilan yang terus berganti masuk ke dalam ponselnya. Nyatanya nama yang tertera di sana membuatnya tersenyum mengembang, ini calon suaminya bukan orang lain. Cukuplah menjadi pelipur lara karena kepundungannya. “Hallo? Haxel, ada apa? Maaf aku gak bisa ke sana, pekerjaan di sini sangat banyak menungguku untuk diselesaikan,” kata Naami le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN