Dave tersenyum tipis. Dia mengecup pelipis Nath sangat lembut. “Nath, aku berjanji tidak akan menyentuhmu tanpa izin darimu. Aku pastikan tidak akan mengulangi perbuatan bejatku padamu untuk kedua kalinya. Aku tidak akan pernah memaksamu agar hakku sebagai suami terpenuhi. Aku juga akan selalu menunggu, kapan pun kamu memberiku izin untuk menyentuhmu,” janji Dave. Nath dapat merasakan ketulusan kata-kata yang keluar dari mulut Dave. Meskipun tidak mudah melupakan kejadiaan yang membuat Della terlahir ke dunia, tapi Nath berusaha berdamai dengan masa lalunya. Anak yang tercipta karena paksaan, bahkan membuatnya dengan berat hati dijadikan istri kedua, kini telah menjadi sumber kebahagiaan utamanya. “Aku akan berusaha melupakannya, Dave.” Dave langsung merengkuh tubuh Nath dari belakang. D

