Nath terus saja melihat jam di pergelangan tangannya. Kini dia sedang menunggu Dave yang menjemputnya di depan gerbang rumah mereka. Nath mengelus perutnya, berharap tidak mulas lagi. Suara klakson yang terdengar mengalihkan perhatian Nath dari perutnya. Setelah mobil yang dikendarai suaminya berhenti di depannya, dia bergegas menuju pintu penumpang lainnya. “Kenapa Kakek tidak segera dibawa ke rumah sakit?” Setelah istrinya duduk dengan nyaman, Dave langsung bertanya. “Kata Devi, Kakek tidak mau diajak ke rumah sakit. Namun dokter keluarga kalian sudah datang memeriksa keadaan Kakek.” Nath memberikan jawaban sesuai yang tadi disampaikan oleh Devi. Kini mobil yang mereka tumpangi sudah melaju dan menuju kediaman sesepuh Sakera. “Bagaimana perutmu?” Sambil fokus memerhatikan jalan, sebel

