Dave yang tengah mengantar istri dan anaknya ke Singaraja tersenyum sendiri mengingat kejadian kemarin di kamar. Sesekali Dave melempar senyum ke arah Nath yang tengah memangku Della dan meladeni sang anak berbicara. Dalam benaknya, dia semakin mengakui jika sifat ceriwis putrinya didapat dari sang adik, sebab Nath dan dirinya tidak terlalu banyak omong seperti Della. Dave juga baru menyadari satu kebiasaan putrinya, yaitu selalu ingin duduk di pangkuan jika sedang bepergian. Merasa diperhatikan, Nath pun menoleh. “Ada apa, Dave?” Nath mengernyit saat melihat senyum suaminya penuh makna. Dave semakin melebarkan senyumnya sehingga membuat kerutan di kening sang istri semakin terlihat. “Tidak ada apa-apa, Sayang. Kamu dan Della sama cantiknya,” balasnya menggombal. Nath mendengkus. “Dasar

