“Dave! Kamu kira aku ini pabrik anak?!” balas Nath kesal. Dia melepaskan lengan Dave yang merengkuh pinggangnya. “Eh?” Dave baru menyadari perkataannya tadi. “Maafkan aku, mulutku tidak bisa diajak kompromi,” pintanya sambil kembali meraih pinggang Nath. “Sudah, sebaiknya kita segera masuk. Kalian tidak kasihan melihat Della yang sudah celingak-celinguk?” sela Vanya. “Dave, kamu lupa ya? Rahim Mama kan sudah diangkat, jadi mana mungkin Mama bisa hamil lagi? Cukuplah Devi dan Della yang menjadi adikmu, tapi karena Della sudah lebih dulu meninggalkan kita, maka hanya Devi sekarang adikmu,” tambah Vanya. Dengan sebelah tangannya yang bebas, Sony merengkuh pundak istrinya. “Sayang, Dellantya memang telah meninggalkan kita. Namun kini kita memiliki Fredella. Mungkin Dellantya mengirimkan Del

