R 7.4

1829 Kata

Hea terperanjat. Gadis itu menatap Arthur dengan takut. Ia baru menyadari bahwa berurusan dengan Arthur cukup mengerikan karena entah bagaimana caranya, Arthur bisa tahu soal polah tingkah Hea meski Hea sudah menutupinya sebaik mungkin. Suasana di ruang tamu kediaman Hea pun menjadi terasa hening dan mencekam. Sampai akhirnya, Hea buka suara untuk menjelaskan sebisanya. "Gue beneran nggak tahu menahu soal bisnis itu sekarang gimana. Tapi memang, anak buah paman gue masih sering berkumpul. Dan gue kemarin pergi ke sana bukan buat memperingatkan mereka supaya mereka berhati-hati atau bagaimana. Gue bahkan nggak tahu kalau mereka sedang diincar. Gue ke sana buat memastikan bahwa paman gue dan anak buahnya yang tersisa nggak terlibat di dalam kecelakaan yang menimpa peserta makrab," terang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN